Rabu, 22 Februari 2012

BIOGRAFI SAYA

Biografi Saya : 

Nama    : Muhammad Imron Mutaqin
Ttl         : Cianjur, 05 Januari 1991
Alamat  : Kp. Kaum Ciranjang - Cianjur 
No.Telp : 087728385575 - 082130212937
Hoby     : Bermain dengan Komputer dan Musik 
Cita 2    : Tehnical PC & Jaringan 
Kutipan : Selama jalan hidup masih panjang tidak ada kata untuk menyerah. Kecuali Mati.


Kutipan Lainnya ...
Musik Bagiku bukan ajang untuk tenarkan diri , tapi dimana tempat bersadar diri....
dimana aku lelah dan jenuh akan aktivitas ku sehari-hari.... 
Tanpa Musik hidup tak akan lebih berwarna... semua tahu dan pasti tahu....apabila sedang di landa kesedihan ataupun kebahagiaan. pasti mendengarkan sebuah alunan musik yaitu lagu yang pas di hatinya masing-masing......Sekian ~~~~~

Selasa, 21 Februari 2012

Private atau Kursus Komputer

a. Kursus Office 
b. Design Grafis
c. Merakit Komputer

BISA DI PANGGIL ATAU DATANG LANGSUNG KE TEMPAT KAMI...!!



Service Pc & Printer

MENERIMA SERVICE PC & PRINTER
Jln. Kaum No. 45 Ciranjang-Cianjur Telp. (0263) 322145 atau 087728385575











Jual Beli Komputer dan Accesoris













Saya Selaku Pemilik Blog ini Menawarkan dan Menyediakan Jual beli
Komponen - komponen komputer dan Accesorisnya. 

KENAPA HATI IKAN ADALAH MAKANAN PERTAMA PENDUDUK SURGA


Pertanyaan:

Kenapa hati ikan adalah makanan pertama penduduk surga. Saya dengar hal itu dapat membersihkan dan mencuci perut. Apakah hal ini benar atau tidak? Tolong dijelaskan terima kasih

Jawaban:

Alhamdulillah

Pertama,

Telah ada ketetapan dalam sunnah yang shahih bahwa sajian penduduk Surga pertama kali masuk Surga adalah ‘sekerat hati ikan’ hal itu terdapat dalam hadits Tsauban pembantu Rasulullah sallahu’alaihi wa sallam, bahwa diantara pendeta (rabi) Yahudi mendatangi Rasulullah dan bertanya kepada Nabi sallallahu’alaihi wa sallam untuk menguji beberapa masalah, telah ada dalam percakapannya,

Yahudi bertanya, ‘Apa suguhan penduduk surga ketika mereka masuk surga?

Beliau menjawab, ‘Sekerat hati ikan’

Bertanya, ‘Apa makan siang setelahnya?

Dijawab, ‘Disembelihkan untuk mereka sapi Surga yang dimakan dari ujungnya.

Bertanya, ‘Apa minuman mereka?

Dijawab, ‘Dari mata air yang dinamakan Salsabila. Sampai akhir hadits. (HR. muslim, 315).

Imam Nawawi rahimahullah berkata, ‘Ungkapan kata ‘Fama tuhfatuhum’ adalah apa yang dihadiahkan dan dikhususkan kepada seseorang dan dipersembahkan. Ibrahim al-Halaby mengatakan ia adalah ujung buah-buahan.’ Selesai dari kitab ‘Syarkh Muslim, 3/227.

Beliau juga mengatakan, ‘Sementara ‘An-Nun adalah ikan laut menurut kesepakatan para ulama’. Sementara kata ‘Zaidahul kibdi’ adalah potongan tersendiri yang ada di hati. Dan itu yang paling enak.’ Selesai dari kitab ‘Syarkh Muslim, 17/135-136.

Telah ada ketetapan hal itu dalam hadits lain di shahihain dan sunan. Kami pilihkan hadits ini, karena di dalamnya ada perbedaan antara suguhan penduduk Surga yaitu sekerat hati ikan laut. Dengan makan siangnya setelahnya yaitu daging sapi Surga.

Kedua,

Kami belum menemukan hikmah pengkhususan ‘sekerat hati ikan’ sebagai makanan pertama penduduk Surga. Akan tetapi kami meyakini bahwa Allah mempunyai hikmah nan tinggi. Dan Allah Azza Wajalla Dia Maha Mengetahui dan Maha Bijaksana. Dia berfirman terkait dengan diri-Nya,

( وَرَبُّكَ يَخْلُقُ مَا يَشَاءُ وَيَخْتَارُ مَا كَانَ لَهُمُ الْخِيَرَةُ سُبْحَانَ اللَّهِ وَتَعَالَى عَمَّا يُشْرِكُونَ ) القصص/68.
"Dan Tuhanmu menciptakan apa yang Dia kehendaki dan memilihnya. Sekali-kali tidak ada pilihan bagi mereka. Maha Suci Allah dan Maha Tinggi dari apa yang mereka persekutukan (dengan Dia)." SQ. Al-Qasas: 68.

Hal itu tidak menafikan sebagian ulama’ yang mencoba mengungkap hikmah pemilihan sekerat hati ikan secara khusus. Sebagian mengatakan, bahwa hal itu sebagai isyarat akhir dari kehidupan dunia nan fana. Berpindah ke Surga merupakan kehidupan kekal. Karena ikan termasuk salah satu hewan laut yang menunjukkan unsur kehidupan di bumi. Sapi termasuk hewan darat yang menunjukkan cocok tanam dan berusaha di atas bumi. Pemberian makanan penduduk Surga dengan keduanya mengisyaratkan akhir dari kehidupan dunia dan permulaan kehidupan akhirat. Silahkan melihat kitab ‘Ruhul Ma’ani karangan Al-Alusi, 7/94.

Ketiga,

Sementara faedah sekerat hati ikan secara kedokteran bagi makanan penduduk dunia banyak sekali, yang memberi perhatian khusus para dokter spesialis dalam masalah makanan. Mereka menyebutkan diantaranya, menurunkan prosentasi kolesterol dalam darah, menurunkan minyak di tubuh, meringankan sakit di persendian tulang dan ia sangat kaya dengan vitamin (D) yang mempunyai banyak faedah. Barangsiapa yang ingin lebih luas dalam masalah ini, hendaknya dia merujuk ke refrensi khusus dalam masalah ini.

Wallahu’alam.

Kenapa DI Neraka Lebih Banyak Wanita DI Banding Laki-laki

Pertanyaan: Kenapa jumlah wanita di neraka lebih banyak dibandingkan jumlah laki-laki? 
Jawaban: 
Alhamdulillah..

 Telah ada pernyataan dari Nabi sallallahu’alaihi wa sallam bahwa para wanita itu lebih banyak sebagai penghuni neraka. “Dari Imran bin Husain radhiallahu anhu dari Nabi sallallahu’alaihi wa sallam bersabda: اطَّلَعْتُ فِي الْجَنَّةِ فَرَأَيْتُ أَكْثَرَ أَهْلِهَا الْفُقَرَاءَ وَاطَّلَعْتُ فِي النَّارِ فَرَأَيْتُ أَكْثَرَ أَهْلِهَا النِّسَاء (رواه البخاري 3241 ومسلم 2737) “Aku diperlihatkan di surga. Aku melihat kebanyakan penghuninya adalah kaum fakir. Lalu aku diperlihatkan neraka. Aku melihat kebanyakan penghuninya adalah para wanita.” (HR. Bukhari, 3241 dan Muslim, 2737) Adapun sebabnya, Nabi shallallahu’alaihi wa sallam ditanya tentang hal itu, lalu beliau menjelaskan dalam riwayat Abdullah bin Abbas radhiallahu’anhuma, dia berkata, Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda, َأُرِيتُ النَّارَ فَلَمْ أَرَ مَنْظَرًا كَالْيَوْمِ قَطُّ أَفْظَعَ وَرَأَيْتُ أَكْثَرَ أَهْلِهَا النِّسَاءَ ، قَالُوا : بِمَ يَا رَسُولَ اللَّهِ؟ قَالَ : بِكُفْرِهِنَّ ، قِيلَ : يَكْفُرْنَ بِاللَّهِ ، قَالَ : يَكْفُرْنَ الْعَشِيرَ وَيَكْفُرْنَ الإِحْسَانَ لَوْ أَحْسَنْتَ إِلَى إِحْدَاهُنَّ الدَّهْرَ كُلَّهُ ثُمَّ رَأَتْ مِنْكَ شَيْئًا قَالَتْ مَا رَأَيْتُ مِنْكَ خَيْرًا قَطُّ (رواه البخاري، رقم 1052) . “Saya diperlihatkan neraka. Saya tidak pernah melihat pemandangan seperti hari ini yang sangat mengerikan. Dan saya melihat kebanyakan penghuninya adalah para wanita. Mereka(para sahabat-ed) bertanya, ‘Kenapa wahai Rasulallah? Beliau bersabda, ‘Dikarenakan kekufurannya.' Lalu ada yang berkata, 'Apakah kufur kepada Allah?' Beliau menjawab, ‘Kufur terhadap pasangannya, maksudnya adalah mengingkari kebaikannya. Jika anda berbuat baik kepada salah seorang wanita sepanjang tahun, kemudian dia melihat anda (sedikit) kejelekan. Maka dia akan mengatakan, ‘Saya tidak melihat kebaikan sedikitpun dari anda.” (HR. Bukhari, no. 1052) Dari Abu Said al-Khudri radhiallahu anhu, dia berkata, Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam keluar waktu Ied Adha atau Ied Fitri dan melewati para wanita dan bersabda, “Wahai para wanita, keluarkanlah shadaqah karena saya diperlihatkan bahwa kebanyakan penghuni neraka adalah dari kalangan kalian. Mereka berkata, ‘Kenapa wahai Rasulullah? Beliau bersabda: “Kalian sering mengumpat, dan mengingkari pasangan. Saya tidak melihat (orang) yang kurang akal dan agama dari kalangan anda semua dibandingkan seorang laki-laki yang cerdas.' Mereka bertanya, ‘Apa kekurangan agama dan akal kami wahai Rasulullah?' Beliau menjawab, ‘Bukankah persaksian (syahadah) seorang wanita itu separuh dari persaksian orang laki-laki.' Mereka menjawab: ‘Ya.' Beliau melanjutkan: ‘Itu adalah kekurangan akalnya. Bukankah kalau wanita itu haid tidak shalat dan tidak berpuasa.' Mereka menjawab, ‘Ya.' Beliau mengatakan, ‘Itu adalah kekurangan agamanya.” (HR. al-Bukhari, no. 304) Dan dari Jabir bin Abdullah radhialalhu’anhuma berkata, Saya menyaksikan shalat Ied bersama Rasulullah sallallahu’alaihi wa sallam. Beliau memulai dengan shalat sebelum khutbah tanpa azan dan iqamah. Kemudian berdiri bersandar kepada Bilal, dan memerintahkan untuk bertakwa kepada Allah dan menganjurkan kepada ketaatan kepadaNya dan menasehati manusia serta mengingatkannya. Kemudian beliau berjalan mendatangi para wanita, dan memberikan nasehat kepada mereka dan mengingatkannya. Beliau bersabda, ‘Bersadaqahlah para wanita, karena kebanyakan dari kalian itu menjadi bara api neraka Jahanam.' Maka ada wanita bangsawan dan kedua pipinya berwarna (merah) berdiri bertanya, ‘Kenapa wahai Rasulullah?' Beliau menjawab, ‘Karena kamu semua seringkali mengadu dan mengkufuri suami.' Berkata (Jabir), ‘Maka para wanita memulai bersodaqah dan melemparkan gelang, giwang dan cincinnya ke pakaian Bilal." (HR. Muslim, no. 885) Seyogyanya bagi para wanita mukmin yang mengetahui hadits ini berbuat seperti perbuatan mereka para wanita shahabat. Ketika mengetahui hal ini, mereka langsung melakukan kebaikan, dimana hal itu dengan izin Alah sebagai sebab yang dapat menjauhkan mereka masuk ke dalam kelompok yang terbanyak (masuk neraka). Maka nasehat kami kepada para wanita muslimah, agar menjaga komitmen dengan syiar Islam dan kewajibannya. Terutama shalat serta menjauhi apa yang diharamkan oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala terutama syirik dengan segala macam bentuknya yang berbeda-beda yang tersebar di tengah-tengah para wanita seperti memohon keperluan kepada selain Allah dan mendatangi sihir, tukang ramal dan semisal itu. Kami memohon kepada Allah agar menjauhkan kita dan saudara-saudara kami dari api neraka dan yang mendekatkan ke sana baik berupa ucapan maupun perbuatan.

BERIKAN KESEMPATAN


BERIKAN KESEMPATAN


Semenjak kau tinggalkanku..
Sungguh dirimu membebaniku..
Semua kenyataan ini..
Harus kulalui semua tanpamu…

Bagaimana caranya untuk …
Agar tetap bisa bersama dirimu…

Reff :
Berikan aku kesempatan
Karenaku cinta mati…
Tunjukan aku senyumanmu…
Yang membuatku bahagia….

Bila nanti tuhan ijinkan kau kembali…..
Kan ku jaga dirimu sellalu dihatiku……
Takkan pernah aku siakan dirimu lagi..……

3. Kasih Sayang Allah Sangat Luas

Dari Abu Sa'id al-Khudri bahwasanya Nabi bersabda, "Pada zaman dahulu ada seseorang yang telah membunuh 99 orang, kemudian ia mencari-cari orang yang paling alim (pandai) di negeri itu, maka ia ditunjukkan kepada seorang pendeta, iapun lantas datang kepada sang pendeta dan menceritakan bahwasanya ia telah membunuh 99 orang, ia bertanya, 'Apakah masih bisa diterima taubatnya?'

Kemudian sang pendeta mengatakan, 'Tidak, taubatmu tidak akan bisa diterima.' Lantas orang itu membunuh sang pendeta tadi maka genaplah menjadi 100 orang. Ia pun mencari-cari lagi orang yang paling alim di negeri itu, maka ia ditunjukkan pada seseorang yang sangat alim. Ia menceritakan bahwa ia telah membunuh 100 orang, maka apakah masih bisa diterima taubatnya? Orang yang sangat alim itu menjawab, 'Ya, masih bisa, siapakah yang akan menghalangi seseorang untuk bertaubat? Pergilah ke daerah sana karena penduduk daerah itu menyembah kepada Allah. Sembahlah Allah bersama-sama dengan mereka dan janganlah engkau kembali lagi ke kampung halamanmu karena perkampunganmu adalah daerah hitam.'

Maka pergilah orang itu, setelah menempuh jarak kira-kira setengah perjalanan ia mati. Kemudian Malaikat Rahmat dan Malaikat Adzab bertengkar. Malaikat Rahmat membela, 'Ia berangkat ke sana untuk benar-benar bertaubat dan menyerahkan dirinya dengan sepenuh hati kepada Allah.' Sedang Malaikat Adzab berkata, 'Sesungguhnya ia belum pernah berbuat kebaikan sedikitpun.'

Lantas seorang malaikat datang dalam bentuk manusia, dan kedua malaikat itu bersepakat menjadikannya sebagai hakim. Malaikat yang menjadi hakim itu berkata, 'Ukurlah olehmu jarak kedua daerah itu, dan kepada daerah yang lebih dekat itulah ketentuan nasibnya.'

Mereka mengukurnya, kemudian mereka mendapatkan daerah yang dituju itulah yang lebih dekat, dengan demikian orang itu dicabut nyawanya dan diterima oleh Malaikat Rahmat."

PELAJARAN YANG DAPAT DIPETIK:

1. Bagi seseorang yang sedang dirundung kesedihan hendaknya mendatangi seorang ulama agar membantu memecahkan problemnya dan mencarikan solusi untuk dirinya.

2. Kebenaran kisah tentang taubat nasuhanya seorang pembunuh.

3. Keutamaan orang berilmu daripada ahli ibadah.

4. Orang yang bertaubat hendaknya menghindari tempat di mana ia pernah melakukan perbuatan dosa.

5. Orang yang bertaubat hendaknya meninggalkan teman-temannya yang pernah menolongnya dalam perbuatan dosa.

6. Dianjurkan bertempat tinggal di lingkungan yang aman dan kondusif dalam rangka mewujudkan gotong  
    royong dalam kebaikan dan menghindarkan seseorang dari kehinaan.

7. Barangsiapa ditanya tentang sesuatu namun ia kurang mengerti hendaknya mengatakan Wallahu A’lam.   
    Dan jawaban La Adri (saya kurang/tidak mengerti) atau yang sejenisnya merupakan setengah ilmu.

8. Orang alim yang tidak menjabat atau tidak berkompeten sebagai hakim, hendaknya tidak memutuskan 
    hukum atas pelaku dosa, sebagaimana sikap orang alim dalam hadits di atas, ia tidak memenjarakan    
    lelaki   yang membunuh 100 orang dan tidak bermain hakim sendiri, hanya saja ia memberi saran agar   
    bertaubat dan berhijrah.

9. Keutamaan bani Adam, sehingga Allah mengutus seorang malaikat yang memutuskan hukum di hadapan 
    para malaikat dalam bentuk seorang laki-laki dari anak keturunan Adam.

10. Kemampuan malaikat untuk menyerupai manusia, sebagaimana yang diperagakan malaikat yang 
      menghakimi antara malaikat rahmat dan malaikat adzab.

11. Allah mengampuni hambaNya sesuai dengan niat dan azamnya sekalipun ia belum melaksanakan 
      perbuatan yang diniatkan.

12. Terkadang malaikat tidak mengetahui perbuatan setiap hamba sebagaimana disebutkan dalam hadits di 
      atas. Jika ia senantiasa mengetahui, tidak mungkin terjadi perbedaan pendapat antara para malaikat.

13. Para malaikat yang diutus untuk mengurus bani Adam mempunyai perbedaan dalam ijtihad saat 
      menetapkan hukum, dengan demikian kadang mereka menyerahkannya kepada Allah untuk 
      memberikan keputusan.

2. Ahli Taat & Ahli Maksiat


Diriwayatkan dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah bersabda, "Pada zaman Bani Israil dahulu, hidup dua orang laki-laki yang berbeda karakternya. Yang satu suka berbuat dosa dan yang lainnya rajin beribadah. Setiap kali orang yang ahli ibadah ini melihat temannya berbuat dosa, ia menyarankan untuk berhenti dari perbuatan dosanya.

Suatu kali orang yang ahli ibadah berkata lagi, 'Berhentilah dari berbuat dosa.' Dia menjawab, 'Jangan pedulikan aku, terse-rah Allah akan memperlakukan aku bagaimana. Memangnya engkau diutus Allah untuk mengawasi apa yang aku lakukan.' Laki-laki ahli ibadah itu menimpali, 'Demi Allah, dosamu tidak akan diampuni olehNya atau kamu tidak mungkin dimasukkan ke dalam surga Allah.'

Kemudian Allah mencabut nyawa kedua orang itu dan mengumpulkan keduanya di hadapan Allah Rabbul’Alamin. Allah q berfirman kepada lelaki ahli ibadah, 'Apakah kamu lebih mengetahui daripada Aku? Ataukah kamu dapat merubah apa yang telah berada dalam kekuasaan tanganKu.' Kemudian kepada ahli maksiat Allah berfirman, 'Masuklah kamu ke dalam surga berkat rahmatKu.' Sementara kepada ahli ibadah dikatakan, 'Masukkan orang ini ke neraka'."

PELAJARAN YANG DAPAT DIPETIK:

1. Anjuran untuk senantiasa ber amar ma’ruf dan nahi munkar.
2. Hendaknya seseorang segera berhenti dari kemungkaran dan berlepas diri darinya saat diingatkan dan dilarang, dan hendaknya tidak meneruskan dosa itu dengan keras kepala dan sombong.
3. Larangan berputus asa dari ampunan Allah Yang Maha Penyayang.
4. Beratnya sangsi mengucapkan sesuatu atas nama Allah, tanpa didasari ilmu.
5. Luasnya rahmat Allah, Rabb seluruh alam.
6. Seseorang yang memastikan orang lain masuk surga atau neraka, berarti ia telah mengakui memiliki sifat ketuhanan.
7. Celaan kepada seseorang yang mengklaim dirinya sendiri sebagai hakim kebenaran.


1. Kecerdasan Emosional

    Adalah dimana kita bisa menyenangkan hati orang lain dan orang lain tersebut akan berbuat baik pada kita
    contohnya : "  Ibu menyuruh anaknya untuk melakukan sesuatu"
                        
                          Yang tidak memiliki Kecerdasan Emosional
                          Ibu   : Nak, Tolong Ibu Belikan dulu sayuran ke warung..!!
                          anak : Nanti Bu ah..lagi asik maen game.
                          dapat di simpulkan pasti hati ibu tidak senang dan ibu pun pasti kecewa.
                          
                          Yang memiliki Kecerdasan Emosional
                          Ibu   : Nak, Tolong Ibu Belikan dulu sayuran ke warung..!!
                          anak : Ya, Bu saya segera membelinya.
                          dapat disimpulkan pasti hati ibu senang dan ibu kita pun pasti bersyukur ..
                         mempunyai anak yang penurut.  jadi kita selaku anak kalau meminta sesuatu pada orang tua
                          tidak akan susah kalau kita mempunyai Kecerdasaan Emosional Tersebut.

TAK AKAN ABADI


TAK AKAN ABADI

Semenjak engkau tak bisa memahamiku…
Apalah dayanya ku buktikan kepada dirimu…
Kinilah saatnya ku ucapkan kepadamu…
Sesungguhnya hati ini selalu menantimu….


Kinilah saatnya yang telah terwujud ..
Untuk membuat hati ini selallu bersamamu..
Namun semua itulah yang terjadi …
Cinta kan pernah bisa abadi…

Kinilah saatnya ku ucapkan kepadamu…
Sesungguhnya hati ini selalu menanti dirimu …


Semua itu hanyalah sia-sia..
Di setiap gerak langkahku….

W A J A H M U


 W A J A H M U


Mungkin kau berencana pergi,
seperti ruh manusia
tinggalkan dunia membawa hampir semua
kemanisan diri bersamanya

Kau pelanai kudamu

Kau benar-benar harus pergi
Ingat kau punya teman disini yang setia
rumput dan langit

Pernahkah kukecewakan dirimu ?
Mungkin kau tengah marah
Tetapi ingatlah malam-malam
yang penuh percakapan,
karya-karya bagus,
melati-melati kuning di pinggir laut

Krinduan, ujar Jibril
biarlah demikian
Syam-i Tabriz,
Wajahmu adalah apa yang coba diingat-ingat lagi oleh setiap agama

Aku telah mendobrak kedalam kerinduan,
Penuh dengan nestapa yang telah kurasakan sebelumnya
tapi tiada semacam ini

Sang inti penuntun pada cinta
Jiwa membantu sumber ilham

Pegang erat sakit istimewamu ini
Ia juga bisa membawamu pada Tuhan

Tugasku adalah membawa cinta ini
sebagai pelipur untukmereka yang kangen kamu,
untuk pergi kemanapun kaumelangkah
dan menatap lumpur-lumpur
yang terinjak olehmu

muram cahaya mentari,
pucat dingding ini

Cinta menjauh
Cahayanya berubah

Ternyata ku perlu keanggunan
lebih dari yang kupikirkan